Selama ini gw selalu menganggap film horor Indonesia itu sampah.
Bahkan mereka perlu menambahkan kontroversi hanya untuk menaikkan pamornya sedikit, yang sebenarnya sama sekali tidak mengurangi kesampahan dari film itu.
Tapi hari ini anggapan gw terbukti salah.
Ternyata ada film horor Indonesia yang punya gigi. Film ini tidak cuma mengandalkan sound effect untuk mengagetkan. Film ini bisa membangun tensi dengan baik, membuat penonton terbawa kengeriannya tanpa perlu terkaget-kaget.
Ya, yang gw bicarakan sekarang adalah Rumah Dara.
Film ini menceritakan soal sekelompok orang : Alam, Jimi, Eko, Astrid, Ladya, dan Aji yang awalnya akan berangkat ke Jakarta dari Bandung. Namun sebelum berangkat, ada seorang wanita muncul di hadapan mereka. Namanya Maya. Maya mengaku kecurian, dan meminta mereka untuk mengantarkan ke rumahnya di tengah hutan di Subang.
Sesampainya di rumahnya, mereka bertemu ibu dari Maya, yaitu Dara. Di rumah itu mereka disuguhi makanan lezat dan sebagainya. Namun ternyata itu hanya kamuflase dan setelahnya, yang mereka temui hanyalah teror dan teror.
Pendapat gw pribadi, film ini oke, apalagi jika dibandingkan dengan film horor Indonesia lainnya. Tapi personally, gw gak begitu suka sama vulgarnya mereka menampilkan muncratan darah dimana-mana.
Meskipun begitu, recommended kok!
